Profil Kylian Mbappe, Sang Petarung EURO 2024

Jelang gelaran EURO 2024 yang akan datang, beberapa pemain diprediksi akan siap membuat turnamen ini berjalan dengan sengit. Salah satu pemain yang begitu dinantikan adalah Kylian Mbappe. Pemain yang menjadi bagian dari timnas Perancis tersebut diprediksi akan menjadi salah satu ujung tombak permainan Les Blues dalam mengamankan gelar juara pada tahun ini.

188Bet Kylian Mbappe

Data Kylian Mbappe

Pemain yang bernama asli Kylian Mbappe Lotin ini diketahui lahir pada tanggal 20 Desember 1998 yang lalu, membuatnya kini berusia 25 tahun. Sang pemain berkewarganegaraan Perancis dan Kamerun tersebut memiliki tinggi badan 1,78 meter, membuatnya mampu bergerak dengan lincah di tengah lapangan. Sang pemain diketahui pernah menjalankan tugas baik sebagai penyerang hingga pemain depan tengah dengan kaki kanan sebagai kaki andalannya.

Adapun sang pemain diketahui saat ini bergabung di Paris Saint-Germain. Kehadirannya di klub asal Paris tersebut dimulai pada 1 Juli 2018 yang lalu dan akan berakhir pada 30 Juni 2024 yang akan datang. Terakhir kali kontraknya diperbarui pada 21 Mei 2022 yang lalu dengan opsi eksklusif bagi PSG untuk melakukan perpanjangan kontrak hingga 12 bulan berikutnya. Saat ini, sang pemain diketahui menyandang nilai pasar di angka 180 juta Euro. Angka ini masih di bawah rekor nilai transfer yang pernah ia sandang pada tanggal 17 Desember 2018 yang lalu. Kala itu, ia dibanderol dengan angka 200 juta Euro.

Rekam Jejak Performa Kylian Mbappe

Sosok Kylian Mbappe, menurut data dari W88, adalah sosok pemain dengan rekam jejak yang cukup menarik. Sebelum bergabung dengan Paris Saint-Germain, sang pemain diketahui sempat bergabung dengan AS Bondy di tahun 2004 hingga 2011 yang lalu. Ia juga pernah mengenyam masa di INF Clairefontaine dari tahun 2011 hingga 2013. Ia kemudian juga pernah mengenakan seragam AS Monaco pada tahun 2013 hingga 2016 yang lalu.

Di ranah Liga Champions musim ini, misalnya, ia telah turun di sebanyak 12 pertandingan. Dari semua pertandingan tersebut, ia telah berhasil mencetak 8 kali gol, tanpa pernah melakukan asist. Ia juga pernah mendapatkan 1 kali kartu kuning. Dalam periode yang sama, ia juga diketahui menjalani selalu turun sebagai skuad utama dari babak pertama dengan torehan 100% waktu bermain.

Sementara jika berkaca pada Liga 1 Perancis musim ini, sang pemain tlah turun di sebanyak 29 kali pertandingan. Dalam periode tersebut, ia berhasil mencetak 27 gol dengan 7 kali asist. Sebanyak 75% diantaranya ia jalanid ari babak pertama dengan persentase yang sama untuk waktu bertanding. Ia juga diketahui pernah mendapatkan 4 kali kartu kuning.

Informasi Penting Lainnya

Sebagai seorang pemain, Kylian Mbappe telah berhasil membuktikan kepiawaiannya di dunia sepakbola. Hal ini dibuktikan oleh beberapa penghargaan yang telah berhasil ia peroleh, yaitu:

  • Penghargaan Sepatu Emas pada tahun 2017
  • Penghargaan Trofi Kopa pada tahun 2018
  • Penghargaan Pemain Muda Terbaik Piala Dunia FIFA pada tahun 2018
  • Penghargaan Pemain Perancis Terbaik Tahun Ini pada 2018
  • Penghargaan Onze de Bronze pada tahun 2019
  • Penghargaan Pemin Muda Terbaik Liga 1 pada musim 2016/17, 2017/18, dan 2018/19

Tak hanya berhasil mendapatkan beberapa penghargaan, sang pemain timnas Perancis yang satu ini juga sukses mendulang perhatian berkat minimnya rekam jejak cedera yang ia miliki. Tak hanya terbilang jarang, bahkan durasi yang harus ia jalani untuk menjalani pemulihan cedera juga terbilang singkat. Berikut ini rekam jejak cedera yang pernah dialami oleh Kylian Mbappe.

  • Absen karena terjatuh pada 25 Januari 2016 hingga 15 Februari 2016
  • Cedera kepala pada 11 Agustus 2016 hingga 15 September 2016
  • Masalah lutut pada 7 Agustus 2017 hingga 10 Agustus 2017
  • Cedera kepala pada 22 Januari 2018 hingga 29 Januari 2018
  • Masalah tumit pada 1 Maret 2018 hingga 5 Maret 2018
  • Cedera bahu pada 21 November 2018 hingga 27 November 2018
  • Cedera hamstring pada 26 Agustus 2019 hingga 25 September 2019
  • Masalah paha pada 2 Oktober 2019 hingga 17 Oktober 2019
  • Nyeri aduktor pada 7 November 2019 hingga 11 November 2019
  • Cuti istirahat pada 14 Februari 2020 hingga 16 Februari 2020
  • Cedera tumit pada 25 Juli 2020 hingga 10 Agustus 2020
  • Terjangkit Covid-19 pada 7 September 2020 hingga 18 September 2020
  • Cedera betis pada 29 April 2021 hingga 3 Mei 2021
  • Cedera betis pada 5 Mei 2021 hingga 11 Mei 2021
  • Cedera betis pada 2 September 2021 hingga 10 September 2021
  • Infeksi penyakit pada 26 Oktober 2021 hingga 2 November 2021
  • Nyeri aduktor pada 5 Agustus 2022 hingga 7 Agustus 2022
  • Cedera hamstring pada 2 Februari 2023 hingga 12 Februari 2023.

Jika dihitung, sang pemain sempat absen pada periode berikut:

  • Absen 21 hari pada musim 2015/16 akibat 1 kali cedera di 5 pertandingan
  • Absen 35 hari pada musim 2016/17 akibat 1 cedera di 9 pertandingan
  • Absen 14 hari pada musim 2017/18 akibat 3 cedera di 3 pertandingan
  • Absen 6 hari pada musim 2018/19 akibat 1 cedera di 1 laga
  • Absen 51 hari pada musim 2019/20 akibat 4 cedera di 12 laga
  • Absen 51 hari pada musim 2020/21 akibat 5 cedera di 11 laga
  • Absen 15 hari pada musim 2021/22 akibat 2 cedera di 3 laga
  • Absen 12 hari pada musim 2022/23 akibat 2 cedera di 4 laga.

Related Articles

Back to top button