Australia merupakan wakil Asia langganan lolos ke putaran final sejak berganti konfederasi di tahun 2006 silam. Meski begitu, untuk sekedar menjadi tim kuda hitam di piala dunia pun masih cukup sulit bagi Socceroos, termasuk di piala dunia Qatar 2022 nanti.
Pelatih & Bintang Andalan
Australia kini ditangani kembali oleh sosok lawas Graham Arnold yang pernah menjadi pelatih kepala pada periode 2006-2007 plus menangani tim U23 di 20007-2008 dan 2018 – 2021. Arnold menggantikan Bert Van Marwijk usai gagal total di Rusia 2018 lalu. Di level klub, ia pernah membawa Sydney FC dan Central Coast Mariners berjaya di liga lokal, A-League.
Di Qatar nanti, beberapa pemain senior yang ikut tampil di piala dunia empat tahun lalu masih menjadi pemain kunci seperti kiper Matthew Ryan, gelandang Aaron Mooy serta Tom Rogic. Mereka akan didukung oleh sejumlah punggawa yang menjadi andalan baru seperti gelandang Ajden Hrustic yang merumput bersama Verona, penyerang berdarah Sudan, Awer Mabil yang bermain di klub La Liga, Cadiz, serta gelandang Toulouse, Denis Genreau. Cek bursa taruhan piala dunia 2022 untuk laga-laga seru tim favorit anda sepanjang turnamen hanya di link alternatif M88.
Daftar pemain skuad sementara Australia :
Penjaga gawang | Matthew Ryan (FC Copenhagen), Andrew Redmayne (Sydney FC), Mitchell Langerak (Nagoya Grampus) |
Bek | Milos Degenek (Columbus Crew), Nathaniel Atkinson (Hearts), Joel King (Odense BK), Ryan Strain (St.Mirren), Aziz Behich (Dundee Utd), Trent Sainsbury (Al-Wakrah), Bailey Wright (Sunderland), Fran Karacic (Brescia), Jason Davidson (Eupen), Ryan McGowan (St Johnstone), Harry Souttar (Stoke City) |
Gelandang | Ajdin Hrustic (Verona), Aaron Mooy (Celtic), Jackson Irvine, Conor Metcalfe (St.Pauli), Gianni Stensness (Viking Starvanger), Tom Rogic (West Brom), James Jeggo (Eupen), Denis Genreau (Toulouse), Riley McGree (Middlesbrough), Keanu Baccus (St Mirren), Kenny Dougall (Blackpool), Cameron Devlin (Hearts) |
Penyerang | Awer Mabil (Cadiz), Jamie McClaren, Matthew Leckie (Melbourne City), Adam Taggart (Cerezo Osaka), Mitchell Duke (Fagiano Okayama), Martin Boyle (Hibernian), Daniel Arzani (Macarthur FC) |
Taktik dan Formasi Andalan
The Socceroos mengandalkan formasi 4-2-3-1 dengan mengandalkan permainan direct ball dan kekuatan fisik ala sepakbola Inggris klasik. Mereka tidak selalu bermain menyerang dengan penguasaan bola, namun terkadang juga tampil pragmatis jika diperlukan. Kekuatan utama tim besutan Graham Arnold ini adalah lini tengah yang diisi Aaron Mooy dan Tom Rogic.
Perkiraan susunan pemain utama:
Matthew Ryan; Trent Sainsbury, Harry Souttar, Aziz Behich, Nathaniel Atkinson; Aaron Mooy, Ajdin Hrustic; Matthew Leckie, Tom Rogic, Martin Boyle; Adam Taggart
Perjalanan di babak kualifikasi
Perjalanan Australia menuju Qatar harus dilalui dengan terjal. Usai tampil lancar di putaran kedua, Tom Rogic cs tidak mampu mengamankan satu tiket otomatis di putaran ketiga setelah kalah bersaing dengan Arab Saudi dan Jepang. Australia harus melalui babak playoff regional dengan mengalahkan UEA dan Peru di playoff antar benua. Berikut hasil lengkap perjalanan tim Socceroos selama babak tersebut:
Putaran kedua
Lawan | Laga kandang | Laga tandang |
Kuwait | 3-0 | 3-0 |
Yordania | 1-0 | 1-0 |
Nepal | 5-0 | 3-0 |
Taiwan | 5-1 | 7-1 |
Putaran ketiga
Lawan | Laga kandang | Laga tandang |
Arab Saudi | 0-0 | 0-1 |
Jepang | 0-2 | 1-2 |
Tiongkok | 3-0 | 1-1 |
Oman | 3-1 | 2-2 |
Vietnam | 4-0 | 1-0 |
Babak playoff
Lawan | |
UEA | 2-1 |
Peru | 0-0 (5-4)* |
*= adu penalti
Kiprah Australia di Piala Dunia
Australia telah enam kali tampil di putaran final, lima diantaranya dilakukan secara berturut-turut sejak edisi 2006, dimana mereka meraih pencapaian tertinggi, lolos ke 16 besar. Berikut ini adalah kiprah Aussie di piala dunia dari masa ke masa:
- Jerman (Barat) 1974
Socceroos mengawali debutnya di edisi 1974. Sayangnya, mereka belum bisa berbuat banyak setelah tumbang 0-2 dari Jerman Timur dan 0-3 dari tuan rumah Jerman Barat sebelum akhirnya menahan imbang Chili tanpa gol.
- Jerman 2006
Setelah lama absen, Australia menandai kembalinya lolos ke piala dunia di tanah Jerman. Namun kali ini, penampilan mereka jauh lebih baik. Di bawah asuhan pelatih kawakan, Guus Hiddink, Harry Kewell dkk sukses menghajar Jepang 3-1 dan menahan Kroasia 2-2 meski takluk 0-2 dari Brasil untuk melaju ke babak 16 besar. Sayangnya, langkah mereka dihentikan oleh Italia dalam laga yang kontroversial mengingat mereka baru kebobolan di menit terakhir via penalti telat Francesco Totti yang didahului oleh aksi diving yang dilakukan bek sayap Italia, Fabio Grosso.
- Afsel 2010
Masih diperkuat oleh sejumlah bintang yang tampil di empat tahun sebelumnya, Australia kali ini gagal lolos dari babak penyisihan usai digasak Jerman 0-4 dan hanya mampu menahan Ghana 1-1. Kemenangan tipis 2-1 atas Serbia tidak bisa menolong mereka untuk mengulangi pencapaian di 2006.
- Brasil 2014
Generasi emas Aussie mulai menghilang dengan hanya menyisakan pemain veteran, Tim Cahill dan Mark Bresciano. The Socceroos tak berdaya dihadapan lawan-lawannya. Mereka kalah 1-3 dari Chili, dibungkam Belanda 2-3 meski sempat unggul 2-1 terlebih dahulu dan digulung Spanyol 0-3 di laga pamungkas.
- Rusia 2018
Australia dibawah asuhan Bert van Marwijk kembali menjadi tim semenjana. Mereka hanya mampu mencetak gol semuanya dari titik penalti sepanjang turnamen berlangsung. Mile Jedinak cs dibekuk Prancis 1-2 dan Peru 0-2 meski sempat menahan imbang Denmark 1-1.
Pemain Legendaris
Beberapa pemain legendaris Australia di piala dunia diantaranya adalah sebagai berikut:
Posisi | Edisi piala dunia | |
Mark Schwarzer | Kiper | 2006, 2010 |
Harry Kewell | Gelandang serang | 2006, 2010 |
Mark Bresciano | Gelandang | 2006, 2010, 2014 |
Tim Cahill | Gelandang serang | 2006, 2010, 2014 |
Jadwal di Fase Grup
Berikut ini adalah jadwal pertandingan Australia di babak penyisihan:
- vs Prancis (Rabu, 23 November 2022 pukul 02.00 WIB)
- vs Tunisia (Sabtu, 26 November 2022 pukul 17.00 WIB)
- vs Denmark (Rabu, 30 November 2022 pukul 22.00 WIB)