Miretti: Juventus Harus Bangkit dari Masa Kelam

Pemain Juventus, Fabio Miretti, menakankan pentingnya laga klubnya dengan Monza pada hari ini. Laga tersebut begitu penting di tengah upaya klub asal Italia tersebut untuk bangkit dari penampilan buruk mereka sejak awal musim kompetisi ini.

Gabung di W88 Sekarang

Prestasi Buruk Juventus

Sang Bianconeri hanya berhasil mendapatkan 2 kali kemenangan dlam 6 laga mereka di awal musim kompetisi Seri A Italia pada musim ini. Prestasi yang buruk ini menempatkan mereka di peringkat 8 klasemen sementara. Hasil ini bahkan tidak lebih baik ketika mereka terjun ke kompetisi Eropa. Sejauh ini, mereka bahkankembali gagal dalam 2 laga terakhir mereka ketika berhadapan dengan Benfica dan Paris Saint-Germain. Jika mereka kalah atau seri pada kesempatan kali ini, banyak pihak beranggapan bahwa hal tersebut hanya akan menambah beban performa dan mental kepada para pemain, termasuk sang pelatih, Massimiliano Allegri.

Terkait hal ini, sang pemain Juventus tersebut kembali menekankan pentingnya laga dengan Monza dalam waktu dekat ini. Ia menekankan bahwa para pemain dari pihaknya harus mampu bermain dengan optimal untuk bisa bangkit dari keterpurukan tersebut.

Penekanan Pemain Juventus

Dalam pernyataannya kepada media, sang pemain Juventus mengatakan bahwa pihaknya dan seluruh pemain di klub asal Italia tersebut paham betul pentingnya laga tersebut. Mereka harus bermain dengan optimal untuk bisa keluar dari masa-masa sulit yang mereka jalani saat ini.

Menurutnya, satu-satunya cara yang bisa dan harus mereka lakukan adalah dengan tetap bekerja setiap hari. Mereka telah melakukan hal ini untuk waktu yang cukup lama. Jadi mereka berharap bisa keluar dari pertandingan tersebut dengan hasil yang lebih baik dari pertandingan-pertandingan sebelumnya.

Peran Miretti

Menurut informasi dari link alternatif W88, Miretti merupakan sosok pemain berusia 19 tahund i Juventus. Meski usianya masih muda, tapi ia sudah berulang kali diturunkan bersama tim utama Juventus. Apalagi cedera yang dialami Paul Pogba dan Manuel Locatelli praktis mengurangi opsi pemain yang bisa dipilih oleh sang pelatih. Sejauh ini, ia mampu bermain dengan baik. Sayangnya, pencapaian tersebut tidak otomatis membuatnya dipercaya untuk turun ke timnas Italia di bawah asuhan Roberto Mancini.

Tapi hal ini seharusnya tidak terlalu mendatangkan masalah. Usianya yang masih muda, di bawah 20 tahun, barangkali menjadi alasan utama sang pelatih tidak menurunkan dirinya. Kesempatan ini setidaknya bisa ia gunakan untuk mengumpulkan lebih banyak kesempatan. Apalagi usianya yang masih mudah membuatnya masih bisa berpartisipasi di pergelaran Piala Dunia berikutnya. Justru kondisi Juventus yang tengah mengalami masa sulit akan menjadi momen emas bagi dirinya untuk membuktikan kemampuan dirinya di tengah lapangan hijau. Jika kemudian hasil permainannya dianggap mumpuni oleh para pihak yang terlibat dalam keputusan timnas Italia, bukan tidak mungkin ia akan diberikan kesempatan tersebut di Piala Dunia berikutnya.

Sekarang, sang pemain lebih diminta untuk fokus menyelesaikan masalah Juventus. Dengan rendahnya permainan yang diberikan oleh sang Bianconeri, perlu para pemain luar biasa untuk bisa mengeluarkan klub dari jurang keterpurukan tersebut.