Menuju Qatar 2022: Portugal Jamu Nigeria di Ujicoba Terakhir

Timnas Portugal siapkan laga ujicoba terakhir lawan Nigeria di bulan November nanti di kandang sendiri. 

Seleccao das Quinas bakal menjalani ujicoba terakhir di bulan November nanti. Anak asuhan Fernando Santos akan menjamu tim Elang Super Nigeria di stadion Jose Avalade, Lisbon, kandang milik Sporting CP, pada tanggal 17 November, atau beberapa hari sebelum kick off piala dunia 2022. Laga ini akan menjadi partai ideal sebelum bersua wakil Afrika, Ghana, yang akan menjadi lawan pertama di Qatar nanti. 

Nigeria memiliki sejumlah pemain bintang yang bersinar di berbagai klub seperti mesin gol andalan Napoli, Victor Osimhen, gelandang Leicester Winfred Ndidi, penyerang Kelechi Iheanacho serta eks gelandang Glasgow Rangers yang merumput di Inggris saat ini, Joe Aribo. Kebetulan tim Elang Super kini juga diarsiteki oleh pelatih asal Portugal Jose Peseiro. Meratanya kekuatan di berbagai lini itulah yang menjadi pertimbangan federasi sepakbola Portugal untuk memilih Nigeria sebagai lawan ujicoba pamungkas sebelum turun di putaran final. 

Menurut jadwal piala dunia yang telah dirilis, Cristiano Ronaldo dkk akan berhadapan dengan The Black Stars pada tanggal 24 November diikuti dengan partai alot melawan juara dunia dua kali, Uruguay pada tanggal 29 November sebelum bersua Korea Selatan pada tanggal 2 Desember. Portugal pernah bertemu ketiganya di tiga edisi piala dunia yang berbeda. Pertemuan sebelumnya lawan Ghana terjadi di babak penyisihan edisi 2014. Sedangkan, versus La Celeste, keduanya pernah bersua di babak perdelapan final empat tahun lalu. Sementara itu, pertandingan menghadapi Korsel pernah berlangsung di laga fase grup edisi 2002.

JAGO TEBAK SKOR? MAIN DI 12bet

Rekor Pertemuan Portugal Lawan Tim Afrika di Piala Dunia 

Pemilihan Nigeria sebagai lawan ujicoba terakhir memberikan indikasi bahwa Portugal memberi atensi khusus bagi tim Afrika. Sayangnya, mereka baru bisa menjadwalkan laga tersebut bukan di bulan September mengingat tim besutan Fernando Santos masih harus menjalani dua laga tersisa di Nations League menghadapi Rep Ceko dan Spanyol.

Sepanjang penampilannya di putaran final piala dunia, rekor pertemuan Seleccao das Quinas melawan tim-tim asal CAF cukup berwarna. Mereka meraih tiga kemenangan, sekali seri dan sekali kalah dari lima pertandingan. Tiga hasil positif tersebut diraih saat membungkam Angola 1-0 di edisi 2006, 2-1 atas Ghana di Brazil 2014 plus 1-0 atas Maroko empat tahun lalu. Hasil seri mereka didapat di edisi 2010 saat berhadapan dengan Pantai Gading yang masih diperkuat bintangnya, Didier Drogba. Kala itu, kedua tim dipaksa bermain imbang tanpa gol. Sementara itu, satu-satunya kekalahan mereka diderita saat bersua Maroko di edisi 1986. Saat itu anak asuhan Jose Torres dibekuk 1-3 yang berujung dengan kegagalan mereka lolos dari fase grup. Cek bursa taruhan piala dunia 2022 untuk laga-laga di timnas Portugal di Qatar di link alternatif 12bet. 

Kiprah dan Peluang Portugal di Piala Dunia 

Portugal baru delapan kali lolos ke putaran final piala dunia. Mereka baru menjalani debutnya di Inggris 1966 ini. Saat itu Eusebio dan kolega mampu melaju hingga semifinal dan meraih medali perunggu usai menundukkan Uni Soviet di playoff perebutan tempat ketiga. Mereka mampu melewati hadangan juara bertahan Brazil, Hungaria dan Bulgaria dimana mereka menjadi pemuncak grup. Di perempat final, giliran tim kejutan lainnya, Korea Utara digilas dengan skor 5-3. Itu adalah pencapaian tertinggi Seleccao das Quinas di ajang terakbar empat tahunan tersebut. 

Pencapaian tertinggi berikutnya terjadi di edisi 2006. Di bawah asuhan Luis Felipe Scolari, mereka mampu lolos menjadi semifinalis. Sayangnya, Luis Figo cs gagal mengulangi prestasi seniornya usai tumbang 1-3 di tangan tuan rumah Jerman. Sebelumnya, Portugal menjadi pemuncak grup mengungguli Angola, Meksiko dan Iran. Di fase gugur, mereka menyingkirkan Belanda dalam laga brutal di Nuremberg di 16 besar dan Inggris lewat adu penalti. Langkah Seleccao das Quinas baru terhenti usai dijegal tim Ayam Jantan Prancis lewat gol tunggal Zinedine Zidane lewat titik penalti. 

Lalu bagaimana dengan peluang CR7 cs di Qatar nanti? Tergabung di grup yang cukup tricky, mereka seharusnya masih bisa lolos sebagai juara grup asalkan mampu mengatasi Ghana dan Korsel. Portugal mungkin hanya berbagi angka saat menantang Luis Suarez dkk. Di babak 16 besar, ujian berat mereka dimulai dengan berhadapan dengan tim kuda hitam Serbia atau Swiss, atau lebih parah lagi, tim Samba jika mereka gagal menjadi juara grup. Meski begitu, Fernando Santos perlu mewaspadai Serbia yang jadi momok mereka di babak kualifikasi lalu. Tim besutan Dragan Stojkovic itulah yang memaksa mereka harus melalui jalur yang panjang via playoff menuju Qatar. Jika Alexander Mitrovic cs bisa dilewati, tantangan selanjutnya kemungkinan besar adalah tim Matador atau Belgia. Kedua tim berpotensi menyulitkan Portugal di berbagai ajang. Bila mampu mencapai semifinal, mereka bisa jadi akan ditunggu Inggris atau Prancis. Bisa dibayangkan betapa beratnya jalur menuju partai puncak. Melihat kekuatan Portugal saat ini, mereka maksimal hanya bisa bertahan hingga perempat final.