David Luiz Bertahan Karena Filosofi Sarri

Top 3 SportsBook

SportsBook  Ulasan MULAI HARI INI !
188bet logo Ulasan
  Ulasan
Ulasan

Bek tengah David Luiz menegaskan tekadnya untuk tetap bertahan di Chelsea seiring dengan kedatangan Maurizio Sarri sebagai manajer anyar menggantikan Antonio Conte.

David Luiz Bertahan Karena Filosofi SarriLuiz sempat kehilangan tempat di skuat utama Chelsea pilihan Conte. Musim lalu ia hanya bermain sebanyak 17 kali. Bahkan sejak Oktober, pemain 31 tahun itu hanya sekali bermain di Premier League.

Conte menepikan Luiz karena pemain internasional Brasil itu mempertanyakan taktiknya di awal musim lalu. Selain itu, Luiz juga absen cukup lama karena menderita cedera.

Ingin Tetap Bertahan

Setelah kini Conte pergi dan digantikan Sarri, Luiz kembali mendapat kepercayaan mengawal lini pertahanan Chelsea. Luiz selalu tampil dalam dua laga pramusim di bawah asuhan Sarri.

Luiz pun ingin bertahan bersama The Blues, sekaligus membantah rumor yang menyebut ia akan hengkang dari Stamford Bridge pada musim panas ini.

“Saya kembali ke Chelsea untuk bertahan di sini. Ketika saya mengambil keputusan untuk kembali ke sini dari Paris itu untuk memenangi Premier League dan melakukan sesuatu lagi bersama Chelsea, jadi saya sangat senang di sini,” ujar Luiz seperti dikutip Goal International.

Menyukai Filosofi Sarri

Lebih lanjut, David Luiz menyatakan ia sangat menyukai filosofi permainan sepakbola menyerang yang diusung oleh Maurizio Sarri. Mantan pemain Paris Saint-Germain itu juga menegaskan bahwa saat ini tim asuhannya selalu siap terus bisa mempelajari peralihan formasi dari 3-4-3 andalan Conte ke 4-3-3 andalan Maurizio Sarri.

“Saya cinta filosofi ini. Kami bermain tinggi, dengan banyak penguasaan bola, secara teknis. Ia [Sarri] mencoba membantu kami setiap haru untuk dengan cepat mempelajari filosofinya, untuk menampilkan performa terbaik bagi Chelsea,” imbuh Luiz.

David Luiz Bertahan Karena Filosofi Sarri“Kami memiliki pekerjaan terbaik di dunia. Ia [Sarri] datang dengan idenya sebagai manusia, jadi saya pikir jika Anda tidak senang melakukan pekerjaan Anda itu tak masalah Anda pesepakbola atau bukan. Kita harus senang memberikan yang terbaik. Filosofi baru selalu membutuhkan waktu, tapi itu juga bergantung pada kami,” tegasnya.

Maurizio Sarri sendiri saat ini akan terus berusaha keras untuk bisa membawa tim asuhannya menjadi juara di ajang Premier League musim 2017-2018 ini.