Carlo Ancelotti dan Kesuksesannya di Liga Champions

Carlo Ancelotti berhasil memenangkan gelar juara Liga Champions untuk kelima kalinya pada tanggal 1 Juni 2024 yang lalu setelah berhasil mengantarkan Real Madrid mengalahkan Borussia Dortmund di Stadion Wembley. Sang pelatih berdarah Italia tersebut berhasil mengungguli rekan-rekan sejawatnya untuk urusan menang di kejuaraan ini. Ia juga menjadi satu-satunya pemain yang berhasil memenangkan kejuaraan ini berulang kali untuk 2 klub berbeda: 2 di antaranya untuk AC Milan dan 3 kali untuk Real Madrid. Satu-satunya sang pelatih gagal di final Liga Champions adalah pada 2005 yang lalu. Kala itu, AC Milan kalah dalam adu penalti dari Liverpool setelah sempat unggul 3-0 di babak pertama.

12Bet Carlo Ancelotti

Keberhasilan Carlo Ancelotti di 2003: Juventus vs AC Milan

Laga final perdana Carlo Ancelotti terjadi di musim 2002/03 yang lalu ketika AC Milan yang dibinanya berhadapan dengan Juventus. Milan waktu itu mengoleksi 11 poin di bawah Juventus di Seri A dan mengawali kmopetisi di putaran ketiga babak kualifikasi. Setelah berhasil memuncaki klasemen, Milan berhasil lolos ke fase grup kedua. Setelah kembali berhasil unggul, mereka berhasil mengalahkan Ajax di perempat final sebelum ditahan imbang Inter Milan. Kemenangan yang mereka raih di 2 laga atas sang rival sekota tersebut berhasil membuat mereka lolos ke final.

Di hadapan 68.000 penonton di Old Trafford, laga berjalan dengan sengit tanpa gol hingga akhir laga. Untungnya, mereka berhasil mengakhiri drama adu penalti dengan skor akhir 3-2.

Kembali Berhasilnya Carlo Ancelotti di 2007: AC Milan vs Liverpool

Dua tahuns etelah Milan unggul 3-0 di babak pertama atas Liverpool dan kalah di final Liga Champions, mereka kembali dihadapkan pada lawan yang sama. Laga yang diselenggarakan di Stadion Olimpiade di Athena ini dihadiri oleh 63.000 penonton. Milan harus bisa menang untuk lolos ke putaran ketiga kualifikasi sebelum mereka masuk dalam grup yang sama dengan Anderlecht, AEK Athens, dan Lille. Setelah berhasil menjuarai grup, mereka melawan Celtic di babak 16 besar dan berhasil unggul setelah 2 leg dengan skor 1-0. Skuad Carlo Ancelotti kemudian berhasil melampaui permainan Bayern Munich dan Man United di babak perempat dan semi final, hingga lolos ke partai puncak.

Setelah berlangsung sengit selama 40 menit, Filippo Inzaghi mencetak gol pembuka sebelum babak pertama berakhi. Sang striker asal Italia ini mencetak gol keduanya di menit ke-92. Dirk Kuyt kemudian berhasil memotong ketertinggalan mereka dengan hanya 1 menit tersisa. Namun, AC Milan sudah terlanjur berhasil unggul atas mereka.

Real Madrid vs Atletico Madrid

Setelah menjalani laga grup bersama Copenhagen, Juventus, dan Galatasaray, Real Madrid mengalahkan Schalke 04 dengan skor agregat 9-2 di babak 16 besar dan lolos ke perempat final sebelum ditahan imbang oleh Borussia Dortmund. Skuad Carlo Ancelotti berhasil mengalahkan Dortmund di laga berikutnya dengan agregat 3-2 sebelum menundukkan Bayern Munich di semifinal dan berhadapan dengan Atletico Madrid di partai puncak.

Skuad Carlo Ancelotti seolah siap menang gelar juara Liga Champions pertama mereka setelah gol Diego Godin di babak pertama. Namun, Sergio Ramos berhasil mengejar ketertinggalan di menit ke-93 dan memaksa laga berlanjut ke waktu tambahan. Gol dari Gareth Bale, Cristiano Ronaldo, dan Marelo berhasil mengamankan kemenangan bagi mereka.

Carlo Ancelotti di Liverpool vs Real Madrid

Sempat kurang diunggulan, skuad Carlo Ancelotti mengungguli rival-rival segrup mereka di fase gugur. Beberapa kali mereka sempat terlihat susah payah untuk bermain, tapi bisa kembali bangkit. Terutama di laga semifinal saat berhadapan dengan Man City saat mereka tertinggal 3-5 secara agregat di leg kedua. Tapi dua gol dari Rodrygo di menit ke-90 memaksa wasit memperpanjang waktu laga. Karim Benzema kemudian berhasil menetak penalti dan mengantarkan mereka unggul.

Borussia Dortmund vs Real Madrid

Berdasarkan informasi dari link alternatif 12Bet, Carlo Ancelotti melaju ke babak final Liga Champions dengan kesempatan untuk mencetak sejarah. Kemenangan akan menjadikan Marid mengoleksi rekor tak pernah kalah di sepanjang kompetisi ini. Mereka berhasil unggul sejak fase grup saat berhadapan dengan Napoli, Union Berlin, dan Braga. Di fase gugur, mereka mengalahkan RB Leipzig, Man City, dan Bayern Munich untuk lolos ke babak final.

Borussia Dortmund unggul di babak pertama. Mereka berhasil menekan Real Madrid ddan Carlo Ancelotti yang seringkali begitu fatal. Dani Carvajal mencetak gol dari sundulannya di menit ke-74 sebelum Vinicius Junior mencetak gol lainnya saat laga tersisa hanya 7 menit. Kini sang raksasa Spanyol ini telah berhasil menang Liga Champions 15 kali.

Related Articles

Back to top button